BENGKALIS – Aktivitas penampungan Crude Palm Oil (CPO) diduga ilegal di wilayah Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, kian meresahkan warga. Beroperasi secara terbuka di balik pagar seng yang menjulang tinggi, kegiatan yang diduga menyimpang ini terkesan licin dan kebal dari sentuhan hukum. (21/7/2026)
Berdasarkan penelusuran dan aduan warga sekitar, menguat dugaan bahwa operasional lokasi CPO tersebut berjalan mulus karena dibekingi oleh oknum aparat. Nama Serka Bernandus Sitanggang, yang disebut-sebut warga sebagai anggota aktif Kodim 0303/Bengkalis, terseret dan ditunjuk sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) yang mengatur serta mengamankan aktivitas tersebut di lapangan.
“Yang bekap Sitanggang bang, dia anggota Kodim sini”, ungkap warga.
“Gak cuma CPO bang, Sitanggang tu gesit cari masukan tambahan. Dia juga korlap meja ikan-ikan Aheng itu”. Tambah warga lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikonfirmasi media kepada Serka Bernandus Sitanggang melalui pesan WhatsApp, hingga berita masuk ke meja Redaksi tidak memberikan jawaban apapun alias BUNGKAM.
Kondisi ini memantik reaksi keras dari masyarakat yang mempertanyakan fungsi pengawasan penegak hukum dan komando kewilayahan. Keberadaan oknum yang diduga menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan bisnis gelap jelas melukai rasa keadilan publik dan mencoreng institusi TNI yang seharusnya menjadi pengayom rakyat, bukan pelindung praktik yang diduga ilegal.
Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi hbbnews.com telah mengupayakan konfirmasi resmi kepada pihak terkait guna memverifikasi kebenaran status keanggotaan Serka Bernandus Sitanggang serta keterlibatannya dalam bisnis CPO tersebut.
Masyarakat kini menagih komitmen tegak lurus TNI. Dandim 0303/Bengkalis didesak untuk tidak tutup mata, segera memberikan atensi khusus, usut tuntas, dan menindak tegas oknum anggota yang terbukti ‘nakal’ dan bermain mata dalam bisnis ilegal ini. Publik menunggu langkah nyata dan transparansi institusi demi menjaga marwah serta nama baik TNI di mata rakyat. (Tim/Red).
Bersambung…











