Program Walikota “Medan Bersih-Bersih” di Anggap Gagal PKL Belum Terealisasi Simpang Limun Masih Kopat Kapit

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakar24.com – Medan, 13 Mei 2026 — Program penataan kota bertajuk “Medan Bersih-Bersih” yang digembar-gemborkan Pemerintah Kota Medan kembali menuai sorotan tajam. Di lapangan, sejumlah kawasan justru masih dikuasai Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga menyebabkan ruas jalan umum menyempit dan akses warga terganggu.

Di Kelurahan Sudirejo, Jalan Kemiri, Kecamatan Medan Kota, kondisi di lapangan disebut semakin semrawut. Lapak-lapak PKL terlihat memenuhi badan jalan, terutama di kawasan Jalan Tanjung Bunga dan Jalan Seksama, hingga membuat arus lalu lintas tersendat dan akses menuju fasilitas publik seperti sekolah dan puskesmas ikut terdampak.

Warga menilai kondisi ini sudah berlangsung lama tanpa ada penyelesaian yang benar-benar tuntas di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga, AB (36), mengaku aktivitas harian masyarakat kerap terganggu akibat penyempitan jalan tersebut.

“Kalau antar anak sekolah harus parkir jauh, lanjut jalan kaki. Ke puskesmas juga sama, kadang macet total. Padahal ini jalan umum,” keluhnya.

Situasi serupa juga terjadi di Kecamatan Medan Amplas, Kelurahan Ampalas, kawasan Jalan Selambo No. 20, di mana aktivitas PKL dilaporkan kian meluas hingga mendekati area fasilitas umum seperti sekolah dan layanan kesehatan.

Baca Juga:  Desakan Evaluasi Plt Kadisdikbud Medan Menguat, Rekam Jejak dan Kinerja Jadi Sorotan

Namun saat upaya konfirmasi dilakukan, pihak kelurahan setempat belum dapat memberikan keterangan lantaran tidak berada di tempat.

Sementara itu,di Sudirejo , pihak kelurahan melalui Lurah Hasudungan Irwanto Malau mengakui bahwa penertiban sudah berulang kali dilakukan, namun tidak memberikan hasil permanen.

“Sudah sering kami tegur, tapi mereka kembali lagi. Ini juga berkaitan dengan mata pencaharian,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, muncul pertanyaan dari masyarakat terkait efektivitas program “Medan Bersih-Bersih” yang dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan PKL di titik-titik strategis kota.

Bahkan, sebagian warga menilai penataan yang dijanjikan pemerintah belum terlihat signifikan di lapangan, terutama di kawasan padat aktivitas seperti Simpang Limun hingga Medan Kota.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak Pemerintah Kota Medan terkait langkah tegas dan solusi jangka panjang terhadap persoalan PKL yang terus berulang ini.

Warga berharap program penataan kota tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan nyata di lapangan—terutama dalam menjaga fungsi jalan dan fasilitas umum agar tetap dapat diakses dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakar24.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.
Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali
Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.
Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Prestasi Robotics dan Coding Siswa Nanyang Zhi Hui School
Pemko Medan Raih detikSumatera Awards 2026, Diapresiasi sebagai Pelopor Digitalisasi dan Transparansi Pajak Daerah
Jalan Gang Garista Ladang Bambu Kini Mulus, Pemko Medan Realisasikan Aspirasi Warga Lewat Rabat Beton
Untung Rp250 Ribu per Pod, DJ Cantik Medan Ditangkap Polisi di Rumah Kos
DPW LSM pakar Sumut Desak Polda Sumut Untuk segera Menangkap Pelaku Penyerobotan di Perumahan Oma DeLi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.

Rabu, 2 September 2026 - 06:20 WIB

Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Prestasi Robotics dan Coding Siswa Nanyang Zhi Hui School

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemko Medan Raih detikSumatera Awards 2026, Diapresiasi sebagai Pelopor Digitalisasi dan Transparansi Pajak Daerah

Berita Terbaru