WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pakar24.com – Jakarta, 26 April 2026 |World Peace Organization (WPO) menegaskan bahwa Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh setiap tanggal 3 Mei bukan sekadar peringatan seremonial. Ini adalah pengingat bagi seluruh dunia untuk terus menjaga hak atas informasi, kebebasan berekspresi, dan kebenaran.

Hari Kebebasan Pers Sedunia ditetapkan oleh PBB sejak 1993. Tujuannya jelas: memastikan pers tetap bebas, independen, dan beragam karena itu adalah fondasi perdamaian, keadilan, dan pembangunan. Hak ini juga dijamin Pasal 19 Deklarasi Universal HAM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebebasan pers itu oksigen peradaban,” kata Presiden WPO Dr. Bambang Herry Purnomo, S.H., M.H., Kamis 23/4/2026 di Jakarta. “Kalau pers dibungkam, ketidakadilan merajalela. Kalau jurnalis dilindungi, demokrasi tumbuh dan perdamaian jadi mungkin.”

Menurut WPO, Hari Kebebasan Pers Sedunia punya tiga misi utama:
1. *Mengevaluasi* kondisi kebebasan pers di seluruh dunia
2. *Membela* media dari tekanan politik dan kepentingan ekonomi
3. *Menghormati* jurnalis yang dipersekusi, dipenjara, atau gugur saat mencari kebenaran

*Peringatan di Puncak Bogor*
Untuk memperingati hari ini, WPO bersama Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia akan menggelar acara selama dua hari, 2–3 Mei 2026 di Wisma Arga Muncar, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga:  Yonge Sihombing Audensi Ke Dubes Rusia Bahas Buku Prabowonomics Dan Investasi Tapanuli-Danau Toba

“Tanggal 3 Mei itu bersejarah,” jelas Presiden WPO. “Di tanggal itu tahun 1991, lahir Deklarasi Windhoek di Namibia. Deklarasi yang disusun para jurnalis Afrika ini jadi dasar kebebasan pers modern. Memperingati 3 Mei berarti menghargai keberanian mereka yang berani bicara benar meski nyawa taruhannya.”

Acara ini akan dihadiri 150–300 peserta dari kalangan jurnalis, akademisi, dan aktivis masyarakat sipil dari Indonesia dan luar negeri. Ini bukti komitmen WPO untuk merangkul gerakan dari akar rumput sekaligus dialog global.

WPO juga menyoroti bahwa tiap tahun UNESCO membahas tantangan berat dunia jurnalistik: keamanan digital, hoaks, sampai perlindungan jurnalis di daerah konflik.

*Beda dengan Hari Pers Nasional*
WPO meluruskan soal dua hari peringatan yang sering dianggap sama di Indonesia. “Hari Kebebasan Pers Sedunia itu agenda PBB tiap 3 Mei, fokusnya tantangan kebebasan berekspresi secara global. Sedangkan Hari Pers Nasional 9 Februari adalah tradisi Indonesia untuk memperingati lahirnya PWI. Keduanya penting, tapi mandat dan skalanya beda,” tegas WPO.

Bagi WPO, rumusnya sederhana: dunia damai butuh pers yang bebas, dan pers yang bebas butuh dukungan kita semua.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakar24.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apresiasi Langkah UAS Alihmedia ke Sertipikat Elektronik, Menteri Nusron: Demi Keamanan dan Kemudahan Masa Depan
Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
Yonge Sihombing Audensi Ke Dubes Rusia Bahas Buku Prabowonomics Dan Investasi Tapanuli-Danau Toba
PT Pelindo Regional 1 Melaksanakan Acara Pelepasan Calon Jemaah Haji 2026
Berikan Motivasi, Menteri Nusron Ingin Santri Dikader sebagai Pelaksana Kebijakan di Bidang STEM
Ingin Mengembangkan Usaha? Pahami Proses Pengurusan KKPR Berikut Ini
Jusuf Kalla Tegaskan Netral, Bantah Tudingan Danai Isu Ijazah Jokowi
Rapat Koordinasi Pimpinan Umum Media Pakar Group Digelar di Hotel Menara Lexus
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 06:17 WIB

WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor

Jumat, 24 April 2026 - 08:16 WIB

Apresiasi Langkah UAS Alihmedia ke Sertipikat Elektronik, Menteri Nusron: Demi Keamanan dan Kemudahan Masa Depan

Jumat, 24 April 2026 - 08:11 WIB

Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat

Kamis, 23 April 2026 - 12:09 WIB

Yonge Sihombing Audensi Ke Dubes Rusia Bahas Buku Prabowonomics Dan Investasi Tapanuli-Danau Toba

Selasa, 21 April 2026 - 06:36 WIB

PT Pelindo Regional 1 Melaksanakan Acara Pelepasan Calon Jemaah Haji 2026

Berita Terbaru